SELAMAT DATANG
Selamat datang di modul "Bagaimana Cara Menyusun Estimasi Biaya dan Mengapa Estimasi Biaya Diperlukan?". Terima kasih telah menghadiri pelatihan penting ini.

Pengadaan barang/jasa pemerintah yang efisien dan efektif merupakan suatu fungsi sektor pemerintah yang strategis dan merupakan suatu komponen dasar dalam tata kelola yang baik. Seperti negara-negara lain, sistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang saat ini diterapkan di Indonesia sangat rentan terhadap kecurangan, pemborosan, dan penyalahgunaan yang dapat mengakibatkan kebocoran dana yang signifikan dan penurunan kualitas barang, pekerjaan konstruksi, dan jasa. Proyek Modernisasi Pengadaan dirancang dengan tujuan untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia dalam melakukan penghematan pengeluaran pemerintah secara signifikan dengan tidak mengurangi - atau dengan meningkatkan - kualitas barang dan jasa yang diperoleh dari proses pengadaan. Proyek ini mencakup kegiatan-kegiatan untuk membangun jenjang karir bagi para pegawai negeri sipil bidang pengadaan, menciptakan peran dan struktur institusional yang memberikan kewenangan yang memadai bagi para pengelola pengadaan untuk mengimplementasikan praktik pengadaan yang baik, dan memperkuat pengendalian seperti audit pengadaan dan keuangan untuk memastikan adanya peningkatan kinerja institusional.

Modul ini dibagi ke dalam sesi-sesi pelatihan yang diadakan selama tiga hari; namun, lama pelatihan per hari dan per sesi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Modul ini diberikan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa: 
  • Pembelajaran bersifat mandiri 
  • Pembelajaran sesuai dengan kebutuhan langsung dan sangat partisipatif 
  • Pembelajaran dilakukan berdasarkan pengalaman (peserta pelatihan dan fasilitator saling belajar dari pengalaman satu sama lain) 
  • Pelatihan mengalokasikan waktu untuk refleksi dan pemberian umpan balik yang bersifat korektif 
  • Suasana saling menghormati tercipta antara fasilitator dan para peserta pelatihan  
Buku panduan ini disusun berdasarkan agenda harian pelatihan. Setiap bagian dimulai dengan pengenalan topik secara umum. Buku panduan ini juga menunjukkan perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap sesi pelatihan dan materi serta persiapan yang dibutuhkan.


SESI 1
GAMBARAN UMUM ESTIMASI BIAYA 

Estimasi Biaya dan Proses Pengadaan 


Estimasi Biaya dan Proses Pengadaan 
  • Estimasi biaya sebaiknya dipersiapkan untuk semua pengadaan, terlepas dari nilai pengadaannya. 
  • Estimasi biaya digunakan dalam semua langkah kegiatan selama proses pengadaan berlangsung. 
  • Prinsip pengadaan juga diterapkan selama proses pengadaan. 
  • Estimasi biaya disusun dalam perencanaan pengadaan tetapi digunakan sampai penutupan (close-out).  
Apa yang dimaksud dengan estimasi biaya? 
Perkiraan biaya barang/jasa, program, atau proyek yang dihitung berdasarkan informasi yang tersedia

Estimasi biaya juga merupakan:
• Dokumen atau model yang terus berkembang yang digunakan di seluruh siklus proses pengadaan 
• Dasar perencanaan keuangan dan penetapan anggaran untuk pengadaan yang diselenggarakan 
• Disusun oleh pengelola pengadaan berdasarkan berbagai input data 
• Dokumen resmi yang harus disusun secara independen 

Apa saja jenis estimasi biaya?
Secara umum, ada empat jenis estimasi biaya:
  
Mengapa penyusunan estimasi biaya secara independen penting

• Menjunjung integritas dan etika (probity) 
• Mencegah pengaruh dari penawar yang tidak semestinya
• Sesuai dengan prinsip pengadaan:
  • Kejujuran 
  • Keadilan 
  • Transparansi  
• Menjaga independensi pemerintah

Estimasi biaya harus disusun berdasarkan data dari pasar penyedia barang/jasa. Namun, independensinya dari pengaruh luar harus tetap dijaga.

Gambaran umum penyusunan estimasi biaya 
• Estimasi biaya dapat disusun dengan menggunakan berbagai metode, sumber data, dan sarana, tetapi harus sesuai dengan kebutuhan.
  • Pekerjaan konstruksi: biaya bahan bangunan, biaya operasional alat berat, pekerja bangunan 
  • Jasa: tenaga kerja profesional berdasarkan kebutuhan dan hasil kerja yang diberikan. 
  • Barang: perbandingan barang serupa, kemungkinan penurunan biaya akibat adanya skala ekonomis  
Pentingnya estimasi biaya dalam proses pengadaan
• Penyusunan Anggaran dan Perencanaan Pengadaan 
• Tahap penyusunan dokumen pengadaan (pemberitahuan kepada penyedia) 
• Evaluasi 
• Negosiasi 
• Penetapan Pemenang 
• Administrasi Kontrak


Anggaran dan Perencanaan
  • Anggaran tahunan untuk pengelola pengadaan atau ULP menjadi masukan untuk menetapkan estimasi biaya 
  • Namun, estimasi biaya dapat mempengaruhi anggaran yang dialokasikan untuk setiap pengadaan yang akan diselenggarakan 
  • Estimasi biaya sangat penting untuk alokasi sumber daya dan perencanaan seluruh proses pengadaan 
  • Estimasi biaya harus cukup realistis sehingga dapat mempertimbangkan faktor eksternal (inflasi, total biaya kepemilikan, dll) 
Tahap penyusunan dokumen pengadaan dan pemberitahuan kepada penyedia terkait estimasi biaya 
  • Beberapa dokumen pengadaan menyertakan faktorfaktor estimasi biaya sebagai informasi bagi penawar 
  • Harga di masa lalu dapat disertakan dalam dokumen pengadaan sebagai dasar perkiraan penyedia dalam menyusun penawaran harga 
  • Keseluruhan estimasi biaya sebaiknya tidak diungkapkan dalam dokumen pengadaan. Hal ini dapat menghilangkan kompetisi yang sehat 
  • Informasi apapun yang diberikan dalam dokumen pengadaan akan digunakan pada tahap evaluasi 
Evaluasi dan Negosiasi 
  • Akurasi estimasi biaya dan kriteria evaluasi harga yang dicantumkan sangat penting untuk keberhasilan proses evaluasi 
  • Dokumen penawaran harga dari penyedia dan estimasi biaya akan dilihat secara bersamaan untuk melakukan perbandingan di antara keduanya 
  • Digunakan untuk memilih penyedia yang terbaik, berdasarkan nilai untuk uang (value for money) atau harga terendah 
  • Jika dilakukan negosiasi, estimasi biaya digunakan sebagai dasar negosiasi 
Penetapan pemenang dan administrasi kontrak
  • Estimasi biaya menjadi salah satu bagian yang disertakan ke dalam berkas kegiatan pengadaan setelah penetapan pemenang 
  • Penawaran harga dari penawar yang menang akan menjadi acuan biaya selama masa berlaku kontrak 
  • Pengelola pengadaan harus memastikan acuan biaya yang digunakan untuk administrasi kontrak dijadikan model yang dapat diperbarui dengan mudah untuk menyesuaikan perubahan dan melakukan pembayaran
Contoh penggunaan estimasi biaya dalam kehidupan sehari-hari 
  • Pembelian dalam jumlah besar 
  • Pembayaran bulanan 
  • Anggaran rumah tangga 
  • Keuangan pribadi 
Estimasi biaya seringkali dilihat sebagai hal yang sangat kompleks dan membebani. Padahal, tanpa kita sadari, kita menggunakan estimasi biaya dalam kehidupan sehari-hari

Tanggung jawab pengelola pengadaan Pengelola pengadaan
  • Menyusun, mengelola, dan meninjau estimasi biaya 
  • Memanfaatkan berbagai sumber data dan input untuk menetapkan estimasi biaya yang realistis 
  • Memastikan semua pihak yang terlibat memahami bagaimana estimasi biaya ditetapkan dan asumsi yang digunakan 
  • Menerapkan dan mematuhi prinsip pengadaan, terutama pada saat menyusun estimasi biaya 
  • Meninjau dan memeriksa kembali akurasi estimasi biaya dan mempertimbangkan perubahan (kenaikan harga, inflasi, modifikasi) 
Siapa saja para pemangku kepentingan dalam penyusunan estimasi biaya?
Pemangku kepentingan terkait dengan penyusunan estimasi biaya terbagi kedalam beberapa peran

 Walaupun tidak semua pemangku kepentingan berpengaruh pada penyusunan estimasi biaya, estimasi biaya berpengaruh pada kebanyakan pemangku kepentingan.

Kelima prinsip pengadaan berlaku pada estimasi biaya 
  • Kejujuran – Dalam penyusunan estimasi biaya, kejujuran sangat penting dalam hal input data dan validitas perkiraan. 
  • Keadilan – Tidak menggunakan informasi yang dapat menimbulkan keberpihakan pada salah satu penyedia terhadap penyedia lainnya. 
  • Akuntabilitas – Penyusun estimasi biaya bertanggung jawab atas validitas dan kelayakan audit terhadap estimasi biaya. 
  • Kompetisi – Estimasi biaya yang disusun secara independen adalah faktor penting penentu terjadinya kompetisi yang sehat. 
  • Transparansi – Estimasi biaya akan berpengaruh pada jumlah dana belanja pemerintah dan estimasi biaya harus dapat diaudit. 
Istilah penting terkait dengan estimasi biaya 
  • Model Biaya– estimasi biaya yang terintegrasi secara menyeluruh, biasanya dalam bentuk elektronik, sehingga mudah diubah berdasarkan data baru. 
  • Independent Government Cost Estimate (IGCE) – estimasi biaya pemerintah terbaik untuk mengevaluasi penawaran. 
  • Harga Penawaran – Tanggapan dari penyedia tentang harga barang/jasa yang dibutuhkan dan yang akhirnya akan digunakan setelah penetapan pemenang. 


SESI 2
DASAR-DASAR ESTIMASI BIAYA

Penyusunan dan pembaruan estimasi biaya 
Estimasi biaya harus disusun dan diperbarui:  
  • saat perencanaan anggaran 
  • saat perencanaan pengadaan dimulai 
  • setelah kebutuhan barang/jasa didefinisikan dengan jelas 
  • sebelum pengulangan pengadaan atau lelang 
  • setelah penetapan pemenang 
Sumber informasi penyusunan estimasi biaya
• Sumber informasi yang relevan antara lain: 
  • Harga di masa lalu 
  • Anggaran yang ditetapkan 
  • Data pasar 
  • Indeks harga 
  • Penelusuran melalui internet 
  • Catatan perdagangan 
  • Harga penyedia yang diterbitkan untuk umum 
  • Rough Order of Magnitudes (ROMs) 
Asumsi estimasi biaya 
Pengelola pengadaan tidak akan pernah memiliki informasi atau kebutuhan barang/jasa yang didefinisikan dengan sempurna. Maka, asumsi perlu dibuat.

Setelah membuat asumsi: 
  • Dokumentasikan SEMUA asumsi secara terperinci 
  • Asumsi disertakan pada dokumen estimasi biaya (jika dalam excel, masukkan ke dalam kolom tambahan) 
  • Asumsi disimpan untuk digunakan pada tahap evaluasi untuk membandingkan penawaran  
Estimasi biaya dan tahap perencanaan 
Dalam tahap perencanaan: 
  • Bekerja sama dengan pemangku kepentingan utama dan ahli teknis untuk memahami barang/jasa yang dibutuhkan 
  • Menggunakan informasi tentang barang/jasa yang dibutuhkan untuk menentukan pendekatan terbaik untuk menyusun estimasi biaya 
  • Berikan pemahaman yang mendalam kepada ahli teknis dan pengguna anggaran tentang bagaimana estimasi biaya disusun dan mintalah masukan dari mereka
Estimasi biaya dan tahap pengelolaan kontrak
  • Dalam tahap pengelolaan kontrak, estimasi biaya berubah menjadi biaya aktual 
  • Pastikan ahli teknis dan pengelola kontrak memahami kesesuaian antara informasi finansial dengan kontrak 
  • Konsultasikan dengan pengguna anggaran dan pastikan informasi finansial sesuai dengan anggaran 
  • Biaya kontrak jangan sampai melebihi anggaran 
Unsur-unsur dalam estimasi biaya
Biaya Langsung
  • Biaya Proyek 
  • Biaya Tenaga Kerja 
  • Biaya Peralatan 
Biaya Tidak Langsung
  • Biaya Overhead 
  • Biaya lainnya
Laba
  • Defined Profit (Laba yang ditetapkan) 
  • Fixed Price Profit (Laba tetap) 
Dalam penyusunan estimasi harga, ada berbagai faktor yang harus dipertimbangkan. 




Para penanggung jawab dan informasi yang diperlukan dalam penyusunan estimasi biaya



SESI 3
METODE UMUM ESTIMASI BIAYA 





Faktor-faktor yang digunakan untuk menyusun estimasi biaya 
Berbagai macam informasi digunakan untuk menetapkan jumlah estimasi biaya, antara lain:

Manfaat berbagai faktor dan informasi dalam estimasi biaya  
Beberapa slide sebelumnya membahas berbagai masukan untuk menyusun estimasi biaya. Setelah menghasilkan estimasi biaya, bagaimana pengelola pengadaan dapat mengetahui kalau estimasi tersebut sudah tepat atau realistis?

Dua Cara untuk Melakukan Verifikasi Ketepatan Estimasi Biaya: 
  1. KENYATAAN BIAYA (COST REALISM)
  2. KEWAJARAN BIAYA (COST REASONABLENESS)
Kenyataan harga/biaya (Price / cost realism) 
Analisis kenyataan harga dilakukan untuk menentukan “apakah harga yang rendah mencerminkan kurangnya pemahaman tentang kontrak atau karena adanya risiko terkait pendekatan teknis yang Anda gunakan.”

Saat melakukan negosiasi harga kontrak, yang seharusnya menjadi perhatian utama Anda adalah harga yang akan dibayarkan oleh pemerintah untuk mendapatkan barang/jasa yang dibutuhkan dari penyedia yang telah ditetapkan 

Kewajaran harga/biaya
Kewajaran harga/biaya didefinisikan sebagai: “harga barang/jasa yang dapat diterima oleh pelaku usaha dengan ketentuan bahwa barang/jasa tersebut tersedia di pasar yang kompetitif dan pasar tersebut dipahami dengan baik”
  • Analisis kewajaran selama evaluasi pemilihan penyedia biasanya dilakukan untuk menentukan apakah harga yang kita tetapkan terlalu tinggi 
  • Satu contoh dari ketidakwajaran adalah apabila setelah dilakukan analisis penawaran ditemukan bahwa salah satu penyedia menawarkan harga yang rendah sebagai usaha untuk memenangkan kontrak 
Pengelola pengadaan – menentukan penilaian yang terbaik 
Berbagai alat dan contoh telah disediakan untuk membantu Anda menyusun alat estimasi biaya yang bermanfaat, tapi semua tergantung pada pertimbangan Anda sebagai pengelola pengadaan untuk menentukan informasi mana saja yang relevan, realistis, dan tidak biasa.



SESI 4
SUMBER RESIKO

Ketidakpastian: faktor risiko dalam estimasi biaya 
  • Banyak elemen yang terkandung dalam estimasi biaya dan ketidakpastian merupakan risiko terpenting
  • Estimasi biaya adalah sebuah proyeksi atau rencana yang diterjemahkan ke dalam sebuah nilai biaya dengan memasukkan biaya-biaya unit ke dalam jumlah yang telah diidentifikasi dalam rencana 
  • Estimasi biaya yang sebenarnya adalah sebuah perkiraan yang akan digunakan di seluruh proses pengadaan. Dengan adanya faktor ketidakpastian, estimasi biaya dianggap lebih mudah disesuaikan dengan teknik analisis risiko 
Ketidakpastian yang terkait dengan ketersediaan informasi 
  • Faktor ketidakpastian dalam estimasi biaya akan semakin besar apabila informasi tersedia dalam jumlah yang terkecil dan dengan kualitas yang terburuk. 
  • Semakin membaiknya informasi yaitu ketika jumlah informasi semakin banyak dan kualitas informasi semakin bagus, faktor ketidakpastian akan mengecil. 


Bagaimana mengurangi ketidakpastian 
Ingat I-N-K 
  • Increase Information (Tingkatkan Informasi) – Semakin banyak informasi yang dikumpulkan, semakin banyak yang bisa dianalisis untuk melihat mana yang cocok 
  • No Negligence (Jangan Lalai) – Teliti dengan detail dan informasi adalah hal yang terpenting 
  • Know the Requirements (Pahami Persyaratan) – Jika informasi dikumpulkan tanpa mengikuti persyaratan, informasi tersebut dapat mengurangi validasi informasi yang lain
Masukan yang tidak sesuai dengan persyaratan dan estimasi biaya
• Sering kali, ahli materi dan pimpinan proyek memberikan masukan yang tidak sesuai dengan persyaratan dan estimasi biaya.
• Sebagai pengelola pengadaan, Anda: 
  • Tidak boleh mempunyai bias 
  • Harus memverifikasi dan memvalidasi masukan tersebut 
  • Memberikan estimasi biaya yang independen menurut penilaian Anda sendiri 
Waktu: risiko lain yang terkait dengan estimasi biaya 
  • Risiko: Terbatasnya waktu untuk menyelesaikan estimasi biaya atau hilangnya informasi. 
  • Mitigasi: Buat templat estimasi biaya yang terintegrasi yang memudahkan Anda untuk memasukkan informasi dan membuat perhitungan biaya total untuk sebuah proyek. 
  • Pendekatan: Buat templat untuk: Barang, Pekerjaan dan Jasa yang dapat mudah dimanipulasi bila ada data baru dan juga dapat mengidentifikasi data yang hilang.  
Validitas data 
Ketika membuat perkiraan data, ada banyak faktor yang tidak terkait atau data yang tidak valid yang bila Anda tidak hati-hati dapat mengurangi keakuratan estimasi Anda.
Tiga C berikut ini dapat membantu:
  • Conduct – Lakukan pengkajian secara menyeluruh terhadap data yang tersedia. 
  • Consult - Konsultasikan dengan rekan sesama pengelola pengadaan. 
  • Cost Realism:– Biaya yang Realistis: Pastikan biaya yang Anda miliki realistis dan merefleksikan biaya sebenarnya dari barang/jasa tersebut. 
Perubahan ekonomi  
Ada beberapa faktor di luar kontrol pengelola pengadaan, tetapi Anda tetap harus memperhitungkannya.
Perubahan Ekonomi   
  • Inflasi adalah komponen kunci estimasi biaya. Perubahan ekonomi sebuah negara dapat mengubah perhitungan di dalam estimasi biaya. 
  • Perubahan terhadap kebijakan fiskal dapat memberikan efek yang serupa.  
Faktor pengaruh eksternal 
Ingat – estimasi biaya adalah salah satu bagian yang penting dari pengadaan. Oleh karena itu, banyak pihak yang ingin memengaruhi estimasi biaya.
Dua faktor utama yang berpengaruh adalah: 
  • Manusia: Faktor yang berpengaruh dapat berasal dari dalam dan luar ULP termasuk individu yang akan mencoba memengaruhi keputusan Anda  
  • Lingkungan: Lingkungan dapat berpengaruh dengan memberikan informasi yang salah kepada penyedia barang/jasa dan mereka mempublikasikan informasi yang salah tersebut untuk membuat estimasi biaya atas dasar harga yang tidak akurat. 
Mitigasi risiko secara keseluruhan 
Ada tiga cara kunci untuk mengendalikan risiko terhadap estimasi biaya dengan efektif: Mengenali berbagai tipe risiko yang dihadapi saat membuat estimasi biaya
  • Penilaian Risiko 
  • Pengelolaan Risiko 
  • Komunikasi Risiko  
Mitigasi risiko secara keseluruhan
  • Penilaian Risiko - adalah identifikasi karakteristik secara sistematis dan ilmiah terhadap dampak negatif yang mungin timbul dari penggunaan bahan berbahaya, proses, tindakan atau peristiwa yang berlangsung. 
  • Pengelolaan Risiko – adalah proses mengidentifikasi, mengevaluasi, memilih, mengimplementasikan dan memantau tindakan yang diambil untuk mengubah tingkat risiko dengan memperhitungkan faktor ketidakpastian yang terkait. 
  • Komunikasi Risiko – adalah proses berbicara dan mendengarkan, bertanya dan menjawab, serta mengklarifikasikan, berkoordinasi dan memahami siapa, apa, di mana, kapan dan bagaimana atas risiko dan apa yang sedang dilakukan dan dapat dilakukan atas risiko-risiko tersebut. 


SESI 5
MENDOKUMENTASIKAN ESTIMASI BIAYA DAN STRUKTUR RINCIAN KERJA 

Pengelolaan kontrak/dokumen/arsip
• Pengelolaan kontrak 
  • Pengelolaan setiap kontrak yang sudah ditandatangani untuk memastikan kepatuhan terhadap kontrak tersebut 
• Pengelolaan dokumen 
  • Pengelolaan semua dokumen untuk memastikan pengawasan dilakukan dengan baik dan untuk menghindari kesalahan atau pengulangan kegiatan yang sudah dikerjakan dalam proses pengadaan 
• Pengelolaan arsip 
  • Pengelolaan sumber data baik yang masih digunakan (arsip aktif) maupun arsip yang telah habis retensinya, tetapi tetap harus disimpan 
Dari modul-modul sebelumnya, ingatlah bagaimana pentingnya dokumentasi dan administrasi yang benar

Menjaga dokumen estimasi biaya 
  • Estimasi biaya merupakan salah satu dokumen yang paling sensitif dalam kontrak sehingga harus dijaga dengan baik 
  • Karena sifatnya yang sensitif, dokumen estimasi biaya rentan terhadap audit internal dan protes terhadap kontrak 
  • Yang terpenting adalah hal ini dapat menyebabkan dana pemerintah terbuang sia-sia 
Apa yang harus Anda simpan dalam berkas kegiatan pengadaan? 
  • Dokumen Final Estimasi Biaya / IGCE (Independent Government Cost Estimate) Menyimpan dokumen dalam bentuk softcopy dan hardcopy di pusat data yang mudah diakses
  • Riset Pasar: Menyimpan semua data dan sumber-sumber riset yang digunakan sebagai dasar penyusunan estimasi biaya
dan mengapa? 
  • Demi kesinambungan dokumen. Orang boleh pergi, namun berkas tetap pada tempatnya. Siapa yang akan tahu apa yang terjadi di masa lalu apabila tidak ada dokumentasi? 
  • Peraturan mewajibkan dilakukannya dokumentasi  
Hardcopy vs Softcopy
Hardcopy 
  • Diwajibkan oleh peraturan 
  • Jenis Dokumen yang harus diperbarui terlebih dahulu jika ada perubahan 
  • Lebih mudah diamankan 
  • Setiap dokumen disimpan secara terpisah 
  • Digunakan untuk menyimpan setiap dokumen yang berkaitan dengan keseluruhan proses pengadaan 
Softcopy 
  • Mudah untuk dibagikan dan mudah untuk ditelusuri 
  • Salah satu aspek dalam pengelolaan arsip 
  • Memudahkan untuk menambah informasi (mis. jadwal, pembayaran, dsb.) 
  • Informasi yang terpisah dapat dilihat secara keseluruhan
Berbagai alat untuk menyusun estimasi biaya
Setiap estimasi biaya memiliki fitur-fitur fungsional terlepas dari bagaimana cara penyusunannya:
  • Berfokus pada Data – Kuncinya adalah data yang akurat 
  • Keterkaitan – Model estimasi biaya yang sepenuhnya fungsional akan memperbarui harga final berdasarkan data yang baru 
  • Kesinambungan – Perkiraan harus dibuat dalam format yang dapat dipahami oleh setiap orang
Contoh estimasi biaya yang efektif


  Contoh estimasi biaya yang efektif
Setelah melihat angka-angka estimasi biaya, Anda juga harus ingat bahwa estimasi biaya …
• Digunakan untuk menggambarkan komponen harga: 
  • Tujuan penyusunan estimasi biaya 
  • Latar belakang program dan deskripsi sistem 
  • Jadwal 
  • Lingkup estimasi biaya (dari segi waktu dan apa yang termasuk dan tidak termasuk) 
  • Aturan dasar dan asumsi-asumsi 
  • Sumber data 
  • Metodologi dan landasan penyusunan estimasi 
  • Kesimpulan tentang apakah estimasi biaya yang disusun masuk akal  
SRK 
Pendekatan yang biasanya digunakan adalah SRK 
• S = Struktur 
• R = Rincian 
• K = Kerja 

Dengan kata lain, SRK adalah pengelompokan terarah untuk unsur-unsur proyek yang menyusun dan mendefinisikan lingkup suatu pengadaan. Setiap tingkatan yang lebih rendah merupakan rincian tambahan. SRK diikuti hingga setiap unsur ditetapkan dalam paket pekerjaan yang sesuai guna meraih hasil pengadaan.

Siapa saja yang menggunakan SRK? 
• Struktur Rincian Kerja digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan unuk menelusuri dan mengelola proyek secara efektif. Pengguna utamanya adalah
  • Manajer Proyek/Program 
  • Pengawas 
  • Pengelola pengadaan 
  • Pimpinan/Leadership 
• Peran pemangku kepentingan akan menetapkan tingkat dan lingkup akses terhadap sistem mereka

Kompleksitas dan perincian SRK
• Perincian tingkat tinggi : 
  • Memungkinkan tampilan yang mudah dilihat tentang siapa yang bertanggung jawab di bidang apa dalam proyek
• Tampilan bermatriks
  • Tampilan ini menunjukkan hubungan antar bagian dan penetapan tanggung jawab berdasarkan peran dan tugas 
Kompleksitas dan perincian SRK



Kompleksitas dan perincian SRK



Kompleksitas dan perincian SRK (lanjutan) 
• Bentuk dokumentasi
  • Tampilan SRK yang bersifat “top-down” sebenarnya disusun berdasarkan pertimbangan yang seksama dari bentuk dokumentasi yang menampilkan representasi grafis 
  • Tampilan ini menggunakan tingkat indentasi numerik untuk setiap tugas dalam SRK untuk menunjukkan ketergantungannya  

Sumber: MCA-I

Post a Comment

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.